Untuk Lebih Paham dengan Keadaan

Terkadang banyak hal yang tidak seharusnya aku kamu kita ketahui, namun berada di posisi “paham” adalah sebuah keharusan.

Kenapa paham dikatakan sebuah keharusan, karena bagiku meski kamu tidak mengetahui atau tidak dijinkan untuk mengetahui beberapa hal — paham adalah kondisi yang seharusnya. Paham sama halnya dengan mengerti (ya memang arti paham adalah mengerti, gimana sih thor). Karena saat kita paham atas suatu hal di kondisi diatas, secara tidak langsung dengan kita paham dan memiliki kepekaan disanalah kita sudah memberikan sebuah perhatian khusus kepada seseorang atau hal tersebut yang menjadi subjek utamanya.

Kenapa tidak, toh aku yakin kalian pasti paham apa yang sedang kita bahas disini. Kita boleh menjadi seseorang yang selalu mengetahui atas banyak hal, yang menyangkut atas diri kita atau bukan. Tetapi tidak semua hal yang kalian ketahui adalah sesuatu hal yang menyenangkan (membahagiakan), ada pula yang membuat tidak enak hati sampai jatuh dan mempengaruhi hari. Dan banyak hal juga yang kalian diijinkan untuk mengetahuinya dan ada pula hal hal yang tidak (belum saatnya) kalian ketahui. Dan yakinlah semua pasti memiliki alasannya.

Menjadi paham itu terlihat mudah, namun paham yang sebenarnya dan memberi sebuah impact itu sulit.
Secara tidak langsung, “paham” yang kita bahas saat ini adalah sebuah turunan dari simpati dan empati.

Simpati dan empati, 3 hal yang terlihat sama di pengejaan huruf namun berbeda arti (selanjutnya untuk pembahasan simpati dan empati).

Kepekaan diri untuk paham atas beberapa situasi dan kondisi — tidak semua orang dapat memposisikan diri atas kepahaman dari kondisi sekitar.

Bukan sebuah pengelakan atau denial atas kenyataan yang sudah (sedang) terjadi, aku yakin menjadi sepaham itu tidak mudah. Mengalahkan ego pada diri sendiri saat kita berada di keadaan yang memaksa kita untuk paham dan mengerti. Kenapa memaksa ? karena hal hal tersebut adalah hal yang diluar dari keinginan dan kendali kita, dan kita mau tidak mau harus paham dengan menurunkan ego kita, mencoba masuk atau memposisikan diri pada pelaku hal tersebut (apa yang kalian lakukan atau rasakan jika diposisinya).

Menjadi paham dan megerti adalah sebuah pembelajaran dasar untuk bersosialisasi, hal termudah namun sangat sering terlupakan dan sulit dilakukan.

Menurunkan ego diri sendiri untuk diri sendiri saja sulit, bagaimana menurunkan ego untuk orang lain.

Mari mulai berlatih untuk menurunkan ego masing masing dan lebih peka atas keadaan sekitar.

Time Traveller | Content and Photo Creator | Foodie Enthusiast | #AM

Time Traveller | Content and Photo Creator | Foodie Enthusiast | #AM